research

Implementasi Strategi Pembelajaran Langsung Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Dan Keterampilan Pelaksanaan Ibadah Siswa Pada Mata Pelajaran Fikih Di Mts Al-Ansor Padangsidimpuan Tenggara

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan guna memperbaiki pembelajaran Fikih kelas IXD-Pi di MTs Al Ansor Padangsidimpuan Tenggara telah dilakukan dengan tujuan: (1) mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran fikih dengan menggunakan strategi pembelajaran langsung. (2) mengetahui peningkatan keterampilan pelaksanaan ibadah siswa pada mata pelajaran fikih dengan menggunakan strategi pembelajaran langsung. (3) mengetahui persepsi peserta didik terhadap pembelajaran fikih dengan strategi pembelajaran langsung. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 25 Januari hingga 12 April 2013. Lokasi penelitian adalah MTs Al Ansor Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IXD-Pi yang berjumlah 29 orang. Tindakan dilakukan dalam 3 (tiga) siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pembelajaran didesain dengan strategi pembelajaran langsung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap parameter aktivitas peserta didik dalam pembelajaran kelompok dengan bimbingan guru. Teknik tertulis dan praktik dilakukan untuk mendapatkan data peningkatan hasil belajar peserta didik pada ranah kognitif dan psikomotorik. Angket dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data respon peserta didik terhadap strategi pembelajaran langsung yang diterapkan. Pada akhir penelitian diperoleh hasil (1) aktivitas peserta didik dalam kegiatan kelompok dengan pembelajaran langsung menunjukkan bahwa peserta didik telah mampu melaksanakan pembelajaran dengan baik. Indikatornya adalah kecenderungan peningkatan persentase aktivitas positif dari siklus I sampai siklus III. (2) ketuntasan hasil belajar peserta didik semanin meningkat, yakni: pada siklus I praktik 45,83% dan tertulis 54,2%, pada siklus II praktik 66,7% dan tertulis 66,7% dan pada siklus III praktik 83,3% dan tertulis 91,7%. (3) peserta didik memberikan respon positif (sangat setuju dan setuju) dalam mengikuti pembelajaran langsung

    Similar works