Kritik al Nawawi terhadap al Shirazi tentang kehujahan Hadis Mursal

Abstract

Dalam penelitian ini akan dikaji pendapat al-Shirazi tentang kehujahan hadis mursal dalam kritik al-Nawawi. Dimana al-Shirazi menggunakan pemikirannya sendiri dalam kehujahan hadis mursal yang diaplikasikan dalam kitabnya al -Muhadhdhab, yang secara umum pendapat dan aplikasi tersebut menyalahi terhadap pendapat al-Shafi’i. Dalam penelitian ini penulis fokus membahas tentang bagaimana kehujahan hadis mursal perspektif al-Shirazi, bagaimana kritik al-Nawawi terhadap al-Shirazi tentang kehujahan hadis mursal dan bagaimana implikasi dari kritik al-Nawawi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan histori (sejarah) yaitu usaha merunut akar sejarah secara kritis mengapa kedua tokoh tersebut menegeluarkan sebuah gagasan dan pemikiran tertentu, bagaimana latar belakangnya sekaligus mencari struktur fundamental (filosofi) dari pemikiran tersebut. Dengan pendekatan ini diharapkan mampu menunjukkan dasar pemikiran dari kritik al-Nawawi atas pemikiran alShirazi serta implikasi dari kritikan tersebut. Didalam penelitian ini penulis bisa menyimpulkal bahwa sebagai pengikut mazhab syafi’i, dalam menetapkan hukum syariat al-Shirazi lebih mengedepankan pendapatnya dalam berhujah dengan hadis mursal, dari kritik al-Nawawi tersebut didapatkan suatu pemahaman bahwa untuk menetapkan hukum harus mendatangkan hadis sahih, dan Semua jenis hadis mursal menurut krtitik alNawawi tidak mutlak sebagai hujah kecuali mursal sahabi dan juga tidak semua tertolak, akan tetapi hadis-hadis mursal tersebut dapat dijadikan hujah sesuai dengan syarat dan kriteria kehujahan hadis mursal sebagaimana yang telah ditetapkan oleh al-Shafi’i, yakni dengan mendatangkan riwayat pendukung, dimana dengan adanya pendukung tersebut mengindikasikan bahwa hadis mursal pada dasarnya tidak layak dijadikan huja

    Similar works