Kajian cerita-cerita pesugihan di Jawa ini menggunakan elaborasi teori tipe-motif, arkeo- genealogi pengetahuan, dan tafsir kebudayaan. Tujuannya untuk memperoleh pola kekerabatan cerita- cerita pesugihan yang berserak di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta dan paradoks teks- konteks seputar kesenjangan dan keretakan epistemologis dalam kesejarahan dan tafsir sosiokulturalnya. Dalam hal ini digunakan metode perbandingan dan analisis diskursus