'Direktorat Sejarah, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan'
Abstract
Warisan budaya berupa tulisan dalam bentuk naskah kuno,
mampu mengungkapkan informasi yang luas yang membuka sejarah kebudayaan Indonesia lama, seperti yang terungkap dalam Serat Nayakawara, karangan Kangjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara IV, yang memuat ajaran-ajaran yang patut diungkapkan pada masa teknologi canggih ini, khususnya yang menitikberatkan pada aspek pendidikan. Kajian pemahaman ajaran, filologis, analisis sastra yang termuat dalam Serat Nayakawara yang disusun pada tahun 1791 Jawa atau tahun 1863 Masehi ini, melatarbelakangi pengungkapan isi naskah