- Produksi padi di Indonesia setiap tahun mengalami peningkatan, namun peningkatan ini belum mampu memenuhi kebutuhan nasional sehingga impor masih harus dilakukan. Salah satu masalah dalam produksi beras adalah penggunaan pupuk berlebih yang tidak hanya meningkatkan biaya produksi, namun juga merusak kondisi tanah. Aplikasi bakteri tanah sebagai Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dapat menjadi salah satu solusi terhadap masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi bakteri tanah dari 3 lokasi sawah daerah Bekasi, membandingkan keberadaan total bakteri pada ketiga lokasi tersebut, dan melakukan karakterisasi isolat berdasarkan karakter yang dapat memicu pertumbuhan tanaman. Dari ketiga lokasi, diperoleh total 59 isolat dan 5 diantaranya berpotensi sebagai PGPR karena kemampuan fiksasi Nitrogen, melarutkan Fosfat, katalase positif, dan motil. Dari ketiga lokasi pengambilan sampel, BK1 memiliki jumlah total bakteri terendah karena aplikasi pemupukan dan pestisida berlebih yang ditandai tingginya kadar P total, serta tingginya residu klorpirifos, karbofuran, dan paration. Kondisi fisik tanah BK1 juga didominasi partikel liat yang menyebabkan tanah menjadi lebih padat. Peningkatan jumlah penggunaan pupuk tidak selalu diikuti peningkatan produktivitas tanaman. Kata Kunci - Bakteri tanah, Rhizosfer sawah, PGPR, Pupuk Hayat