Migrasi merupakan fenomena yang komplek yang menyangkut banyak dimensi sehingga banyak bidang ilmu yang membahas migrasi. Pemahaman migrasi dengan pendekatan pemodelan lebih menguntungkan dibanding dengan pendekatan teori tertentu yang terbatas dari satu bidang keilmuan. Pemodelan dapat menggabungkan beberapa teori dari beberapa bidang ilmu yang berbeda sehingga lebih komprehensif menjelaskan fenomena migrasi Mobilitas penduduk semakin komplek untuk level kabupaten/kota dibandingkan antar provinsi atau bahkan internasional yang lebih jelas pencatatannya.Penelitian ini mencoba melihat fenomena migrasi di Jawa Timur untuk level kabupaten/kota dilihat dari data level makro dengan pendekatan model poisson bayesian Pendekatan Model Poisson Bayesian lebih dikarenakan sifat data migrasi yaitu data counting. Penggunaan pendekatan Bayesian pada model poisson karena jumlah data yang sedikit dan fleksibilitas bayesian dalam penggabungan informasi masa lalu dalam bentuk distribusi prior. Beberapa faktor ekonomi dan sosial dapat diidentifikasi sebagai faktor pendorong maupun penarik migrasi dengan menggunakan model poisson bayesian.
Kata Kunci: Migrasi, Poisson, Bayesian, Jawa Timur