Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Abstract
Covid-19 merupakan sejenis virus dari famili Coronaviridae yang
menyebabkan penyakit menular dan mematikan yang menyerang mamalia
seperti manusia pada saluran pernapasan hingga ke paru-paru. Pada
umumnya pengidap Covid-19 akan mengalami gejala awal berupa demam,
sakit tenggorokan, pilek dan juga batuk-batuk bahkan sampai parah dapat
menyebabkan pneumonia. Virus ini dapat menular melalui kontak langsung
dalam jarak dekat dengan pengidap Covid-19 melalui cairan pernafasan yang
keluar dari tubuh penderita saat batuk atau mengeluarkan ludah dan riyak. Itu
sebabnya Pemerintah Indonesia saat ini sedang menggiatkan kegiatan social
distancing. Dimana warga diminta untuk selalu menjaga jarak 1-2 meter saat
berinteraksi dengan masyarakat sekitar untuk menghindari penyebaran virus
Covid-19. Akibatnya sekolah-sekolah, universitas, instansi yang masih di
bawah naungan pemerintah diliburkan kegiatan operasionalnya selama
kuranglebih dua minggu dan diganti dengan kegiatan di rumah atau istilah
barunya adalah work from home. Secara tidak langsung ini akan berakibat
pada melemahnya perekonomian. Pasar-pasar akan sepi, pedagang-pedagang
kecil juga ikut sepi karena masyarakat banyak yang melakukan kegiatan di
rumah. Perusahaan dan juga UMKM akan mengalami kerugian yang tak bisa
dihindarkan akibat adanya pandemi coronavirus karena produk yang
dipasarkan sepi pembeli. Namun, di era yang serba digital dan modern ini
perusahaan dan UMKM bisa mulai memanfaatkan dunia internet/maya
sebagai pengganti pasar. Perusahaan dan juga UMKM bisa memanfaatkan
aplikasi sosial media yang sekarang sedang digandrungi masyarakat seperti
instagram, facebook, whatsapp dan juga twitter sebagai pasar untuk
menawarkan produknya. Dan disini juga akan kami njelaskan bagaimana cara
menawarkan produk kita menggunakan fitur marketplace di facebook