Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dayaguna Bacillus
sphaericus sebagai salah satu bakteri larvasida yang dapat mematikan larva
nyamuk vektor penyakit.
Penelitian ini dibagi dalam dua tahap. Pertama, dengan menggunakan
Bio Assay Test untuk mengetahui besarnya nilai LC50-48 jam dan LC95-48 jam.
Penelitian tahap kedua adalah uji residu, untuk mengetahui waktu yang
diperlukan yang dapat mengakibatkan kematian 70% larva Culex
quinquefasciatus, Aedes aegypti dan Anopheles aconitus pada LC95-48 jam dari
konsentrasi Bacillus spherical yang tersisa.
Besarnya nilai LC50 dan LC95 pada pengamatan 48 jam adalah 0,00078
ppm dan 0,01827 ppm untuk larva Culex quinquefasciatus; 0,00064 ppm dan
0,00800 ppm untuk larva Aedes aegypti; 1,18028 ppm dan 10,30196 ppm untuk
larva Anopheles aconitus.
Waktu yang diperlukan yang mengakibatkan kematian hingga 70% pada
uji residu adalah: 20 hari untuk larva Culex quinquefasciatus, 20 hari untuk larva
Aedes aegypti dan 28 hari untuk larva Anopheles aconitus