VARIASI PERBANDINGAN SARI WORTEL (Daucus carota L.) DENGAN SARI TERUNG BELANDA (Solanum betaceaum Cav.) DAN KONSENTRASI KARAGENAN TERHADAP KARAKTERISTIK PRODUK JELLY DRINK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbandingan
sari wortel dengan sari terung belanda, konsentrasi karagenan dan interaksi
perbandingan sari wortel dengan sari terung belanda dan konsentrasi karagenan
pada produk jelly drink.
Penelitian yang digunakan terdiri dari penelitian pendahuluan dengan
respon organoleptik atribut warna, aroma, rasa, tekstur dan penelitian utama
menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor
yaitu perbandingan sari wortel dengan sari terung belanda (1 : 1, 1,5 : 0,5 , 0,5 : 1,5)
dan konsentrasi karagenan (0,1%;0,2%;0,3%). Respon pada penelitian ini yaitu
respon kimia meliputi kadar vitamin C dan pH, respon fisik meliputi sineresis dan
viskositas, serta respon organoleptik metode hedonik meliputi atribut warna, aroma,
rasa dan tekstur.
Hasil penelitian utama menunjukan bahwa perbandingan sari wortel dengan
sari terung belanda berpengaruh terhadap kadar vitamin C, nilai pH, sineresis,
warna, rasa dan tekstur. Konsentrasi karagenan berpengaruh terhadap vitamin C,
sineresis, viskositas, warna, aroma dan tekstur. Interaksi antara perbandingan sari
wortel dengan sari terung belanda dan konsentrasi karagenan berpengaruh terhadap
vitamin C, sineresis, warna dan tekstur.
Perlakuan terpilih yaitu pada perlakuan k3j3 (perbandingan sari wortel
dengan sari terung belanda 0,5 : 1,5 dan konsentrasi karagenan 0,3%), dengan kadar
vitamin C 6,02 mg/100g bahan, pH 3,90 , viskositas 648,33 cp , tingkat sineresis
1,81%, warna 5,02 , aroma 4,80 , rasa 4,50 , tekstur 4,59 dan aktivitas antioksidan
4438,135 ppm.
Kata Kunci : Sari Wortel, Sari Terung Belanda, Karagenan, Jelly Drink Wortel
Terung Beland