Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui senyawa aktif yang terkandung melalui pengujian fitokimia dan aktivitas antioksidan pada tumbuhan obat di pulau Tidore. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH dilanjutkan dengan perhitungan Inhibition Concentration 50% (IC50). Hasil yang diperoleh adalah biji buah mojoi terkandung senyawa alkaloid dan saponin, buah coro terkandung alkaloid, flavonoid, dan saponin, pada daun ofo terkandung alkaloid, tanin, flavonoid, steroid, dan saponin dan pada rimpang kuso mafola terkandung alkaloid, tanin, flavonoid, steroid, dan saponin. Nilai IC50 sebagai berikut biji rimpang kuso mafola 37,30 ppm, buah coro 250,17 ppm, daun ofo 976,10 ppm dan buah mojoi 1001, 07 ppm