Tujuan perekaman ini pertama-tama adalah mendeskripsikan keberadaan berbagai pengrajin dan kerajinan tradisional pada berbagai kelompok masyarakat di Indonesia. Tujuan berikutnya adalah mengungkap ciri-ciri pengrajin dan kerajinan tradisional ulos serta rotan untuk menemukan kaitannya dengan pembangunan sosial, ekonomi dan budaya di daerah Propinsi Sumatera Utara. Ruang lingkup perekaman tertulis ini adalah kerajinan tradisional di daerah Propinsi Sumatera Utara yang menggunakan berbagai macam bahan dan menghasilkan berbagai barang yang berfungsi dalam kehidupan sehari-hari baik bagi para pengrajin sendiri maupun bagi masyarakat umumnya. Fungsi itu dapat bersifat ekonomi, sosial maupun budaya. Pada kesempatan ini yang menjadi sasaran perekaman adalah kerajinan tradisional yang bahan bakunya dari tumbuh-tumbuhan, yakni kapas atau kapok yang telah dipintal menjadi benang. serta bahan tumbuh-tumbuhan dari rotan. Aspek yang akan diungkapkan pada masing-masing jenis kerajinan tradisional tersebut adalah perolehan bahan, teknologi dan peralatannya, modal dan tenaga kerja, produksi, distribusi, fungsi dan peranan sosial, ekonomi dan budaya hasil kerajinan tradisional baik bagi pengrajin maupun bagi konsumen. Lokasi cakupan yang menjadi sasaran penelitian ini adalah Desa Lumban Siagianjulu, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, serta Lingkungan X, Kelurahan Sei Sikambing, Kecamatan Medan Barat, Kotamadya Medan, Propinsi Sumatera Utara