Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa Lamongan berada di jalur Pantura yang menandakan daerah tersebut memiliki mobilitas tinggi dan laju gerak pembangunan sarana prasarana cenderung cepat namun masyarakat nelayan masih terus mempertahankan keaslian di bidang pernelayanan. Keaslian tersebut dapat dilihat dari kearifan lokal yang dimiliki. Oleh sebab itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap pengetahuan dalam bahasa nelayan dan mengungkap kearifan lokal dalam bahasa nelayan yang tercermin dalam ekspresi verbal dan nonverbal pada masyarakat nelayan di Pantura Lamongan. n. Melalui metode analisis deskriptif kualitatif, penelitian ini dapat mengungkap pengetahuan dari bahasa Jawa yang dimiliki oleh masyarakat nelayan yang ada di Pantura Lamongan, yakni pengetahuan tentang alam sekitar, tumbuhan yang tumbuh di sekitar tempat tinggal, binatang yang hidup di sekitar tempat tinggal, bahan mentah atau benda-benda dalam lingkungan, tubuh manusia, sifat dan tingkah laku masyarakat, konsep ruang dan waktu, pengetahuan tentang pernelayanan, dan pengetahuan tentang agama. Dari pengetahuan, masyarakat dapat menentukan cara untukmenghadapi permasalahan hidup yang disebut kearifan lokal