research

Bahasa sebagai senjata (weapon) dan tameng (shield): konstruksi diplomasi pendidikan program keterampilan abad 21 ASEAN

Abstract

Diplomasi berkaitan erat dengan kerjasama budaya, ekonomi dan perdagangan dalam dunia internasional. Diplomasi tidak hanya mengenai cerdas berbahasa (literal), melainkan juga cerdas berbagi rasa (kognitif). Penelitian pemilihan bahasa dalam berdiplomasi sebagai weapon (senjata) dan shield (tameng) dapat menjadi suatu strategi kebahasaan. Sumber data penelitian merupakan mahasiswa STKIP Al Hikmah Surabaya yang telah mengajar di ASEAN

    Similar works