Kajian terhadap naskah kuna semakin penting dewasa ini, karena banyak naskah warisan budaya masa
lalu yang dapat memberikan informasi penting terhadap berbagai aspek sosial, budaya, ekonomi, religi,
maupun aspek lainnya. Padahal keberadaannya semakin berkurang dan kondisinya justru semakin rusak
atau bahkan dijual ke negara lain. Studi ini memfokuskan perhatian pada Naskah kuna yang bernama
Namanongon Ribut di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Dengan menggunakan metode
induktif kualitatif, penelitian menghasilkan berbagai syair atau karya sastra yang memiliki berbagai
makna, di antaranya berupa pembuatan naskah, pesan, dan mantra./dl