Karya sastra yang akan menjadi objek penelitian ini adalah karya Umar Kayam Sri Sumarah dan karya Chaerul Hamn Warisan. Pemilihan terhadap kedua hasil karya ini didasarkan pada pertimbangan bahwa karya-karya tersebut merupakan karya puncak dari dua pengarang tersebut. Kedua karya ini pun diperkirakan banyak ditanggapi oleh masyarakat pembaca di Indonesia sebagai karya yang memiliki warna lokal dominan, sebagaimana dilakukan Jakob Sumardjo dalam dua buah bukunya . Dalam buku Jakob Sumardjo yang berjudul Novel Indonesia Mutakhir: Sebuah Kritik ( 1979) dapat dijumpai artikel berjudul "Sri Sumarah dan Bawuk" . Dalam buku Jakob Sumardjo yang lain. yang
berjudul Pengantar Novel lndones ra (1983), terdapat artikel berjudul "Warna Daerah: Chaerul Harun, Umar Kayam" . Sementara itu, Budi Darma dalam artikelnya "Novel Indonesia adalah sebuah Dunia Melo-
drama" (Harison, XVII:9, September 1983) rnenyinggung tokoh dalam novel Chaerul Harun Warisan sebagai tokoh yang terpencil di hadapan masyarakat Minangkabau, tetapi dipaksa untuk bertindak sebagai orang Minang. Adapun Th. Sri Rahayu Prihatmi, dalam bukunya yang berjudul
Dari Mochtar Lubis hingga Mangunwijaya (Jakarta : Balai Pustaka. 1990), menulis artikel berjudul "Karya-Karya Umar Kayam : Wanita-Wanita Jawa yang Tabah"