research

Kemampuan Menulis Mahasiswa Universitas Katolik Musi Charitas

Abstract

Keterampilan menulis dianggap sebagai keterampilan paling kompleks. Hal ini dikarenakan seseorang yang mampu menulis dapat memperoleh ide/ gagasan untuk dituliskan berdasarkan hasil menyimak informasi, sharing/ berbagi informasi baik secara lisan maupun tertulis, dan juga hasil membaca. Dalam menulis, seseorang tidak hanya perlu memperhatikan ejaan saja. Seorang penulis perlu memperhatikan hal lain seperti struktur tulisan, topik yang dibahas, gaya bahasa, bahkan pada hal kecil seperti jumlah kalimat dalam satu paragraf. Makalah ini membahas bagian dari hasil penelitian yang dilaksanakan pada tahun 2018/2019 yang didanai Kemenristekdikti pada skema Penelitian Dosen Pemula (PDP). Penelitian tersebut dilaksanakan pada tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian PDP yang dimaksud berjudul “Representasi Literasi Menulis Mahasiswa Universitas Katolik Musi Charitas” yang dilaksanakan di Universitas Katolik Musi Charitas dengan jumlah populasi sebanyak 382 tulisan dan sampel ditentukan sebanyak 180 tulisan secara acak. Penelitian dilaksanakan dengan pen and paper based test, yaitu memberikan tes menulis pada subjek yang diteliti. Hasil tulisan mahasiswa tersebut dinilai oleh dua orang penilai. Hasil penilaian kedua penilai tersebut kemudian dicari reratanya untuk menentukan nilai akhir tiap bagian yang diteliti. Fokus penilaian teks melibatkan struktur tulisan hingga struktur kalimat pada teks yang dihasilkan mahasiswa yang diteliti. Makalah ini memfokuskan pembahasan pada hasil penilaian konversi teks dari aspek adanya kalimat utama dan kalimat penjelas pada tiap paragraf dan adanya subjek serta predikat pada kalimat utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat 40% tulisan mahasiswa yang secara tepat memiliki kalimat utama dan penjelas tiap paragrafnya. Sedangkan hanya terdapat 18.89% tulisan memiliki subjek dan predikat pada kalimat utama tiap paragraf pada hasil konversi teks yang diteliti

    Similar works