Lembaga pendidikan Islam telah ada di Indonesia sejak masa awal Islam diIndonesia. Pertumbuhan lembaga pendidikan Islam di Indonesia disebabkanoleh pengaruh para sultan dan 'Wali Songo'. Salah satu lembaga Islam di siniadalah 'Pondok Pesantren'. Pada awal masa kolonial, Pondok Pesantrenmemiliki pengaruh besar dalam pengembangan sumber daya manusia diIndonesia khususnya di bidang pendidikan. Pondok Pesantren telah membuatbanyak inovasi dalam karakter mereka dari pendidikan dan pengajaran. Adaberbagai tantangan di era global yang harus dijawab dan dihadapi, dimanamasalah sosial menjadi lebih kompleks. Artikel ini membahas tentangpengelolaan Pondok Pesantren Nahdlatul Nasyiin. Dalam penelitian studikasus ini, kami menemukan bahwa (1) manajemen kurikulum di PondokPesantren Nahdlatul Nasyiin adalah model kombinasi antara kurikulum resmipemerintah dan kurikulum Pesantren; (2) Manajemen siswa, sarana danprasarana dan keuangan di Pesantren menggunakan manajemen terbuka danmodern yang menerapkan fungsi manajemen; (3) dalam pengelolaan hubungansosial, pondok pesantren menerapkan model tradisional di mana komunikasiantara 'Madrasah' dan orang tua siswa atau masyarakat masih didominasi olehKomite Madrasah