research

Pengaruh Kebiasaan Konsumsi Sayur, Buah dan Perokok Pasif terhadap Kapasitas Antioksidan Total Ibu Hamil

Abstract

Ketersediaan antioksidan selama kehamilan mengalami penurunan seiring dengan peningkatan umur kehamilan dan dipengaruhi oleh faktor lingkungan, seperti paparan asap rokok dan kebiasaan konsumsi sayur dan buah. Penelitian dilaksanakan secara cross sectional study dengan menggunakan sampel ibu hamil (umur kehamilan 20-26 bulan) non-anemia sebanyak 70 orang yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data Kapasitas Antioksidan Total (KAT) menggunakan metode Elisa (Enzyme-liked immunosorbent assay), kebiasaan konsumsi sayur dan buah dikumpul dengan Food Frequency Questionaire (FFQ) dan kebiasaan merokok menggunakan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan 37,1% ibu hamil tergolong perokok pasif dan jarang mengonsumsi sayuran dan buah-buah (>60%). Rerata KAT ibu hamil mencapai 2,73+1,48 mmol/l.KAT ibu hamil perokok pasif lebih rendah secara signifikan dibandingkan ibu hamil non-perokok pasif (p=0,038). Umumnya ibu hamil yang “sering” konsumsi sayuran dan buah memiliki KAT yang lebih tinggi. Namun, KAT yang lebih tinggi secara signifikan ditemukan pada ibu hamil yang sering mengonsumsi sawi hijau (p=0,049), daun kacang hijau (p=0,002), apel (p=0,007) dan pepaya (p=0,029). Paparan asap rokok dan kurang mengonsumsi sayura dan buah menurunkan KAT pada ibu hamil. Sebaiknya ibu hamil meningkatkan konsumsi sayuran dan buah dan menghindari paparan asap rokok

    Similar works