Banyaknya item yang dijual dan jumlah transaksi harian yang besar membuat
Toko Makmur harus memiliki sistem informasi persediaan yang dapat diandalkan dan
dapat membantu dalam pengambilan keputusan mengenai jumlah dan waktu
pemesanan. Langkah awal yang dilakukan adalah memperbaiki sistem persediaan,
dengan menggunakan Economic Order Quantity dan mempertimbangkan permintaan
yang berfluktuasi dengan menggunakan Probabilistic Model. Sebagai contoh adalah
produk Nutrilon Soya 3 800gr yang merupakan produk terlaris di Toko Makmur. Hasil
perhitungan menunjukkan Total Relevant Cost per 6 bulan untuk sistem awal sebesar
Rp 92.548,97 dan untuk sistem usulan sebesar Rp 40.887,86. Sedangkan Total Cost
dengan safety stock per 6 bulan, untuk sistem awal menghabiskan biaya sebesar Rp
487.249.048,97 dan sistem usulan sebesar Rp 487.364.353,29. Hal ini dikarenakan
sistem yang baru menjamin kemampuan toko dalam penyediaan barang sebesar 90%.
Karena frekuensi pemesanan sistem usulan terlalu sering, dilakukan perubahan jumlah
pemesanan sesuai frekuensi pemesanan yang ditetapkan supplier. Total Cost untuk
sistem usulan adalah Rp487,350,815.10 dengan safety stock, dan Rp 56.680,75 untuk
Total Relevant Cost tanpa safety stock. Selanjutnya sistem persediaan usulan
diintegrasikan dengan sistem informasi yang telah ada