Biltinova Arum Miranti, G0010038, 2013. Perbedaan Ankle Brachial Index
(ABI) pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Obese dan Normal Weight di RSUD
Dr. Moewardi. Skripsi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret,
Surakarta.
Latar Belakang : Peripheral Arterial Disease (PAD) merupakan salah satu
komplikasi dari Diabetes Melitus (DM) tipe 2. Obesitas merupakan salah satu
faktor risiko terjadinya PAD dan diperkirakan 80-90% pasien DM tipe 2
merupakan penderita dengan status overweight atau obesitas. ABI merupakan
metode sederhana untuk mendiagnosis PAD dan nilai ABI < 0,9 berarti
mengalami PAD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan
ABI pada pasien DM tipe 2 obese dan normal weight di RSUD Dr. Moewardi dan
korelasi antara ABI dengan Indeks Massa Tubuh (IMT).
Metode : Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan
cross sectional. Subjek penelitian adalah pasien DM tipe 2 yang datang ke
Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Dr. Moewardi bulan April-Juli 2013. Sampel
diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh dari
pengukuran IMT pasien, pemeriksaan ABI serta pemeriksaan rekam medik
pasien. Data dianalisis menggunakan (1) uji t tidak berpasangan, signifikan bila p
< 0.05 dan (2) uji korelasi Spearman melalui program SPSS Statistics 20.0 for
Windows.
Hasil : Penelitian ini diperoleh subjek penelitian sebanyak 33 pasien yang terdiri
dari 11 pasien DM tipe 2 obese dan 22 normal weight. Hasil analisis data statistik
diperoleh 9 orang pasien yang merupakan pasien dengan kategori nilai ABI
borderline, 6 (66.7%) di antaranya pasien obese dan 3 (33.3%) orang pasien
normal weight. Pada uji t tidak berpasangan, mean nilai ABI pasien DM tipe 2
obese vs normal weight adalah 0.98 ± 0.06 vs 1.01 ± 0.06, p = 0.221. Hasil uji
korelasi Spearman antara ABI dengan IMT didapatkan p = 0.028 dan r = -0.384.
Simpulan : Tidak ada perbedaan rerata ABI yang bermakna pada pasien DM tipe
2 obese dan normal weight di RSUD Dr. Moewardi. Namun berdasarkan
interpretasi nilai ABI didapatkan persentase jumlah subjek penelitian dengan nilai
ABI lebih rendah didapati lebih besar pada pasien DM tipe 2 obese (66.7%). Ada
korelasi antara ABI dengan IM