Konflik sosial yang terdapat dalam drama ‘Audatu al Firdaus karya Ali Ahmad bakhtsir sangat menarik untuk diteliti, karena konflik sosial tersebut muncul dari sikap nasionalisme bangsa Indonesia dalam melawan kebengisan para penjajah demi keutuhan negara Indonesia. Hingga cinta pun harus dikorbankan demi perasaan yang berat akan bangsa ini. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana bentuk konflik sosial pada drama ‘Audatu al Firdaus karya Ali Ahmad Bakhtsir. Apa saja faktor yang mempengaruhi konflik sosial pada drama ‘Audatu al Firdaus karya Ali Ahmad Bakhtsir. Konflik sosial adalah gambaran tentang perkelahian atau pertentangan antar individu maupun kelompok, baik secara fisik maupun non fisik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Deskriptif adalah memaparkan atau mendeskripsikan data yang berupa kata – kata atau gambar secara cermat. Sedangkan kualitatif adalah menginterpretasikan data – data yang sudah ditemukan, kemudian data tersebut di kualifikasikan sesuai permasalahan dalam penelitian ini. Penelitian menemukan 18 bentuk konflik sosial dalam drama, diantaranya berupa perdebatan, percekcokan, dan adu mulut. Adapun diantara faktor yang mempengaruhi konflik sosial dalam drama ‘Audatu al Firdaus yaitu adanya sikap, prinsip dan emosi, dan faktor tersebutlah yang bisa menjadi penyebab konflik sosial dalam hubungan sosial antara individu dan antara kelompok