Tujuan penelitian ini untuk menentukan keanekaragaman spesies bakteri pada kultur darah Widal positif Asal kota Semarang
berdasrkan karakter fenotipik. Sampel darah yang dikultur sebanyak 136 sampel berasal dari pasien rawat inap dan rawat jalan di 4
rumah sakit serta 2 puskesmas di kota Semarang (RSUD Kota Semarang, RSUD Tugurejo, RS. Islam Sultan Agung, dan 2 Puskesmas
yaitu Kedungmundu dan Bangetayu. Kultur darah digunakan medium BacT/Alert FAN blood culture bottles (Biomerieux), subkultur
digunakan medium Blood Agar Plate (BAP, OXOID) dan Mac Conkey (MC, OXOID), dilanjutkan uji biokimia digunakan medium API
20E dan API 50CHB/E untuk identifikasi strain anggota familia Enterobacteriaceae serta APIStap (Biomerieux) untuk identifikasi spesies
anggota Staphylococcus. Kultur darah positif sebanyak 59 sampel (43.4%) terdiri dari 44 sampel (32,4%) positif Staphylococcus sp. (S.
aureus, S. saprophyticus, S. xylosus, S. warnei, S. hominis, S. cohnii) dan 15 sampel (11%) positif bakteri batang gram negatif anggota
familia Enterobacteriaceae yaitu Enterobacter cloacae, S. typhi, Serratia marcescens, Escherichia coli, Salmonella ssp., Klebsiella
pneumoniae ssp. Ozanae. Berdasarkan karakter fenotipik bakteri batang gram negatif dapat dikelompokkan menjadi 4 kluster, kluster
pertama beranggotakan S. typhi , kluster kedua beranggotakan E. coli dan Salmonella ssp., kluster ketiga beranggotakan Ser.
Marcescens dan kluster keempat beranggotakan Enterobacter cloacae dan Kleb. pneumoniae ssp. Ozaenae. Bakteri kokus gram positif
berdasarkan karakter fenotipiknya dapat dikelompokkan menjadi 6 kluster yang tampak sangat bervariasi
Kata kunci: Widal, Kultur darah, BacT/Alert FAN, API 20E, API 50 CHB/E, API Sta