Jati merupakan salah satu spesies perkebunan yang menjanjikan di daerah tropis, maka perakitan calon tanaman jati unggul
diperlukan. Untuk itu dilakukan penelitian dengan tujuann menganalisis variasi genetik varian jati arboretum dengan penanda
mikrosatelit. Sebelum melakukan analisis variasi genetik, terlebih dahulu dilakukan Optimasi kondisi PCR untuk berlangsungnya proses
amplifikasi DNA sampel. PCR peka terhadap sejumlah parameter meliputi: magnesium klorida, DNA templat, konsentrasi primer, da n
suhu annealing selama amplifikasi. Kondisi reaksi dioptimalkan sebelum amplifikasi guna menghindari produk amplifikasi tidak spesifik
seperti ukuran pita DNA yang heterogen. Di samping itu penggunaan pewarnaan perak juga perlu diperhatikan meliputi, komponenkomponen larutan yang digunakan, tahapan-tahapan pewarnaannya harus benar-benar dilakukan sesuai petunjuk dan butuh
keterampilan serta kehatia-hatian. Hal ini dilakukan untuk memperoleh pola pita DNA yang baik sehingga memudahkan analisis
selanjutnya dalam hal ini variasi genetik.
Kata Kunci: Varian Jati Arboretum, Optimasi, PCR , Mikrosatelit, Pewarnaan Pera