Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan minyak ikan
lemuru dan minyak kelapa sawit terproteksi terhadap kualitas kimia daging domba
lokal jantan. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan mulai tanggal 10 Agustus
2010 sampai 9 November 2010, di Kandang Percobaan Jurusan Peternakan,
Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, yang berlokasi di Jatikuwung,
Gondangrejo, Karanganyar. Materi penelitian meliputi domba lokal jantan dengan
bobot badan 17.321 ± 2.053 kg sebanyak 9 ekor. Rancangan percobaan yang
digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Pola Searah dengan tiga
perlakuan, tiga ulangan dan setiap ulangan terdiri dari satu ekor domba lokal
jantan.
Ransum yang diberikan terdiri dari hijauan (Rumput Raja), konsentrat
basal (KB), minyak Kelapa Sawit (MKS), dan minyak Ikan Lemuru (MIL)
terproteksi. Perlakuan yang diberikan meliputi: P0: Rumput Raja 40% +
Konsentrat 60%; P1: Rumput Raja 40% + Konsentrat 60% (KB 57%+ MIL 3%);
P2: Rumput Raja 40% + Konsentrat 60% (KB 57%+ MKS 3%). Peubah yang
diamati adalah kadar air, kadar protein, kadar lemak dan kadar kolesterol daging.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata perlakuan P0, P1, P2 untuk
kadar air daging 69,08%, 69,89%, dan 72,28%, kadar protein daging 19,96%,
19,71%, dan 19,54%, kadar lemak daging 2,145, 1,91%, dan 1,92%, kadar
kolesterol daging 28,54%, 37,27%, dan 41,46%. Hasil analisis variansi
menunjukkan bahwa penggunaan Minyak Ikan Lemuru dan Minyak Kelapa Sawit
terproteksi berbeda tidak nyata terhadap kadar air, lemak, protein, dan kolesterol
daging pada masing-masing perlakuan.
Kesimpulan dari penelitian adalah penggunaan minyak Ikan Lemuru dan
minyak Kelapa Sawit terproteksi yang digunakan sebanyak 3% dalam formula
ransum belum mampu meningkatkan kualitas p0sitif kimia daging domba lokal
jantan, baik kadar air, kadar protein, kadar lemak, dan kadar kolesterol.
Kata kunci : domba lokal, minyak ikan lemuru terproteksi, minyak kelapa sawit
terproteksi, kualitas kimia dagin