ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan 1) Latar belakang masyarakat Tuban dan Kerek pada khususnya. 2) Keberadaan batik gedhog dalam pengaruh budaya Hindu, Cina dan Islam. 3) Mengetahui struktur motif dari motif Selimun, motif Ganggeng dan motif Locan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan alur pengumpulan data, reduksi data, analisis data dan simpulan. Struktur motif merupakan elemen-elemen yang membentuk dalam suatu motif. Berdasarkan hasil penelitian struktur dari motif batik gedhog yaitu ada 3, bagian kepala, bagian badan, dan hiasan pinggir maupun isen-isen. Setiap motif batik gedhog memiliki bagian kepala yang berisi pucuk rebung atau lebih dikenal dengan bagian tumpal. Selanjutnya bagian badan merupakan corak utama dari motif. Hiasan pinggir dan isen-isen merupakan pelengkap, tetapi memiliki makna. Kompas warna batik gedhog berputar searah jarum jam yang menggambarkan tahap-tahap kehidupan yang dimulai dari kelahiran, beranjak dewasa, menikah, setengah baya dan kematian. Jenis batik gedhog berdasarkan kompas warna putihan, bangrod, pipitan, biron dan irengan. Kain dengan motif selimun jika ditinjau dari elemen-elemen yang menyusunnya merupakan kain pelindung bagi si pemakai. Kain dengan motif ganggeng merupakan kain yang memiliki makna pengharapan umur panjang dengan motif yang tersusun bersambung dan tidak putus. Adapun motif locan merupakan kain yang dipengaruhi oleh budaya Cina yang sangat kental di dalam selembar kain.
Kata Kunci : Batik Gedhog, Struktur, Moti