PT. Sriboga Marugame Indonesia Cabang TSM Bandung merupakan salah satu
restoran cepat saji yang berfokus pada makanan khas Jepang di Bandung yang mengalami
perkembangan bisnis cukup pesat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, terdapat
berbagai permaslahan yang dihadapi oleh PT. Sriboga Marugame Indonesia ini yaitu
diantaranya kurangnya pengendalian persediaan bahan baku karena tingginya biaya
produksi yang dikeluarkan oleh perusahaan. Permasalahan tersebut disebabkan
perusahaan sering mengalami pemesanan bahan baku yang terkadang masih sisa dan
biaya produksi yang dikeluarkan perusahaan menjadi besar.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil analisis sebelum dan
sesudah menggunakan metode EOQ. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
penelitian deskriptif yaitu dengan cara mengumpulkan data-data sesuai dengan keadaan
yang kemudia untuk disusun, diolah, dan dianalisis. Teknik analisis data yang digunakan
adalah metode EOQ (Economic Order Quantity), yaitu metode pengadaan atau persediaan
bahan baku dengan menggunakan metode untuk mengukur jumlah perhitungan yang
ekonomis dan optimal selama tahun 2015-2016.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis pengendalian persediaan bahan baku
pada PT. Sriboga Marugame Indonesia, peneliti menemukan adanya perbedaan yang
cukup tinggi antara biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan dengan pengendalian
persediaan bahan baku sebelum dan sesudah menggunakan metode EOQ. Maka dari itu,
setelah menggunakan metode EOQ perusahaan dapat menekan biaya produksi lebih kecil
dan dapat memperkirakan pemesanan bahan baku secara lebih tepat.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pengendalian persediaan bahan baku pada PT.
Sriboga Marugame Indonesia yaitu diantaranya faktor internal yang dipengaruhi oleh
kuantitas persediaan bahan baku dan tenaga kerja (SDM). Sedangkan faktor eksternal
dipengaruhi oleh persaingan antara perusahaan sejenis.
Berdasarkan kesimpulan diatas, maka peneliti memberikan saran kepada PT.
Sriboga Marugame Indonesia agar meninjau kembali dalam hal kebijakan persediaan
bahan baku dan sebaiknya menggunakan metode EOQ untuk menghitung persediaan
bahan baku yang ekonomis dan optimal pada proses produksi.
Kata Kunci:
Pengendalian Persediaan Baha