Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mengkarakterisasi sifat fisis
grinding ball impor yang meliputi komposisi kimia dan struktur mikro. (2)
Mengkarakterisasi sifat mekanis grinding ball impor yang meliputi kekerasan
mikro dan makro.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang
menghasilkan data, untuk dianalisis dan dideskripsikan dalam grafik-grafik. Data
dari penelitian ini diperoleh dari hasil pengujian foto stuktur mikro, pengujian
kekerasan makro,dan kekerasan mikrovickers. Sempel dari penelitian ini adalah
sebuah grinding ball impor diameter 40 mm yang digunakan di PT Indocement
Tunggal Prakarsa, Tbk.
Hasil uji komposisi kimia menunjukkan bahwa grinding ball impor
diamater 40 mm memiliki kandungan karbon Yang tinggi mencapai 2,083% Wt,
kromium (Cr) 11,786%Wt dan silikon (Si) 0,275%Wt maka grinding ball
termasuk dalam klasifikasi martensitic white cast iron tipe ASTM 532 class II
type A. Hasil pengamatan foto struktur mikro menunjukkan bahwa struktur mikro
grinding ball terdiri dari Karbida Krom, Martensit, dan Perlit dengan distribusi
sebaran yang tidak merata. Hasil uji kekerasan makro menunjukkan adanya
distribusi kekerasan yang cenderung menurun dari permukaan hingga ke inti. nilai
kekerasan tertinggi mencapai yaitu 657,3 VHN dan nilai kekerasan terendah 542
VHN. Hasil uji kekerasan mikro menunjukkan adanya distribusi kekerasan yang
cenderung merata di setiap lokasi titik. Dengan nilai kekerasan rata-rata tertinggi
781,9 VHN dan nilai rata-rata terendah yaitu 672 VHN.Dengan adanya distribusi
kekerasan makro dan stuktur mikro yang ditunjukkan, maka dimungkinan pada
proses pembuatannya melalui proses heat treatment setelah pengecoran