PT. Sari Enesis Indah merupakan perusahaan yang bergerak dibidang
farmasi menghasilkan produk minuman kesehatan dalam bentuk serbuk yang
berupa sachet. Produk yang dihasilkan berupa produk A, B dan C. Diketahui total
jumlah proses produksi pada pembuatan produk A pada bulan Juni sampai
dengan September 2017 dengan total jumlah reject sebesar 6,04% sachet. Untuk
mengetahui penyebab terjadinya reject yaitu dengan cara mengukur beban kerja
mental operator dibagian produksi pada saat melakukan aktivitas pekerjaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi beban kerja
operator produksi apakah termasuk dalam underload, optimal load atau overload
dengan menggunakan metode Cooper Harper Scale. Metode ini digunakan untuk
mengukur beban kerja subjektif yang pertama kali digunakan unuk menganalisis
pada pilot pesawat terbang. Terdapat 4 paradigma dalam metode ini yaitu :
penentuan pernyataan pengujian untuk pemilihan pekerjaan atau operasi yang
dibutuhkan, karakteristik pekerjaan, pemenuhan kebutuhan (demand) terhadap
operator dalam pemilihan pekerjaan yang diperlukan, penilaian (rating) kategori
beban kerja operator. Metode ini memiliki 10 titik skala dengan format pohon
keputusan yang dinilai secara berurutan. Skala bernilai 1 menunjukan
karakteristik kerja yang baik sampai dengan skala bernilai 10 yang menunjukan
karakteristik kerja yang buruk.
Responden dari penelitian ini adalah operator bagian produksi. Hal ini
dikarenakan untuk mengetahui beban kerja yang dirasakan oleh operator bagian
produksi pada saat melakukan aktivitas pekerjaannya. Responden dalam
penelitian ini operator mesin timbang manual, mixing dan filling, dimana
melibatkan kepala bagian produksi dan bagian quality control.
Setelah dilakukan pengolahan data maka akan diketahui beban kerja
yang dirasakan dari masing-masing responden. Berdasarkan hasil pengolahan
data menyatakan bahwa beban kerja pada operator mesin timbang manual
terdapat 10 aktivitas kerja dimana terdapat 4 aktivitas pekerjaan dengan beban
kerja overload, 3 aktivitas beban kerja optimal load dan 3 aktivitas dengan beban
kerja undeload. Pada operator mesin mixing terdapat 10 aktivitas kerja dimana 4
aktivitas pekerjaan dengan beban kerja overload, 3 aktivitas beban kerja optimal
load dan 3 aktivitas beban kerja underload. Sedangkan pada operatyor mesin
filling terdapat 11 aktivitas kerja dimana 4 aktivitas pekerjaan dengan beban
kerja overload, 3 aktivitas beban kerja optimal load dan 4 aktivitas beban kerja
underload.
Kata Kunci : Beban Kerja Mental, Cooper Harper Scale, Produksi, Aktivitas
Kerj