Maksud penelitian ini adalah menduga umur simpan mi koro basah pada
suhu penyimpanan yang berbeda menggunakan pendekatan Arrhenius dengan
tujuan mengetahui umur simpan mi koro basah pada suhu penyimpanan yang
berbeda menggunakan pendekatan Arrhenius.
Pendugaan umur simpan suatu produk dilakukan pengujian parameter yang
mempengaruhi mutu produk sebelum penyimpanan untuk periode tertentu.
Parameter yang diamati pada mi koro basah sebelum dilakukan penyimpanan
meliputi kadar air, kadar protein, dan jumlah total mikroba.
Hasil pendugaan umur simpan mi koro basah pada suhu 15ºC memiliki
umur simpan 4,23 hari dengan parameter kadar air, 3,97 hari dengan parameter
kadar protein dan 5,83 hari dengan parameter jumlah total mikroba. Sedangkan, mi
basah kontrol pada suhu 15ºC memiliki umur simpan 4,24 hari dengan parameter
kadar air, 4,14 hari dengan parameter kadar protein dan 4,20 hari dengan parameter
jumlah total mikroba.
Hasil pendugaan umur simpan mi koro basah pada suhu 25ºC memiliki
umur simpan 4,07 hari dengan parameter kadar air, 3,92 hari dengan parameter
kadar protein dan 4,26 hari dengan parameter jumlah total mikroba. Sedangkan, mi
basah kontrol pada suhu 15ºC memiliki umur simpan 4,09 hari dengan parameter
kadar air, 3,96 hari dengan parameter kadar protein dan 4,15 hari dengan parameter
jumlah total mikroba.
Hasil pendugaan umur simpan mi koro basah pada suhu 35ºC memiliki
umur simpan 3,90 hari dengan parameter kadar air, 2,70 hari dengan parameter
kadar protein dan 3,52 hari dengan parameter jumlah total mikroba. Sedangkan, mi
basah kontrol pada suhu 15ºC memiliki umur simpan 3,92 hari dengan parameter
kadar air, 3,74 hari dengan parameter kadar protein dan 3,62 hari dengan parameter
jumlah total mikroba.
Kata kunci: Mi koro basah, Umur simpan, Arrheniu