Dalam setiap pentransportasian batu bara pada PLTU dari satu tempat ke tempat lain,
memerlukan conveyor sebagai medianya. Pentransportasian batu bara dari coal stock area ke
coal bunker menggunakan conveyor yang dipasangkan v-plough sebagai pembendung aliran
batu bara yang bertujuan memecah aliran menjadi dua arah untuk menempatkan batu bara ke
coal bunker yang dipasangkan chute sebagai corongnya. Sering terjadinya tertumpahnya batu
bara karena tidak pasnya posisi dari chute menyebabkan berserakannya batu bara. Penelitian
ini difokuskan untuk mengetahui kecepatan aliran dan distribusi aliran batu bara setelah
mengenai v-plough serta posisi chute yang tepat. Untuk membatasi permasalahan, ditentukan
beberapa sudut v-plough yang akan dianalisa, yaitu 70o, 80o, 90o, 100o.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kecepatan outlet dan posisi chute yang tepat
sesuai dengan sudut v-plough yang disimulasikan. Tahapan penelitian yang dilakukan adalah
menghitung panjang busur dan luas area aliran berdasarkan lebar belt dan kapasitas
pengangkutan, kemudian membuat model dengan menggunakan software solidworks, dan
mensimulasikannya dengan flow simulation.
Kecepatan aliran outlet rata-rata dari setiap sudutnya yaitu sebesar 2.667 m/s, terjadi
pengurangan kecepatan dari kecepatan inlet 3 m/s, hal ini terjadi karena pembendungan aliran
oleh v-plough. Distribusi laju aliran massa pada outlet 1 dan 2 untuk setiap sudut yang diuji,
sudut 70˚ outlet 1 dan 2 yaitu 208.624 kg/s dan 207.976 kg/s, sudut 80˚ yaitu 208.21 kg/s dan
208.39 kg/s, sudut 90˚ yaitu 208.125 kg/s dan 208.425 kg/s, sudut 100˚ yaitu 208.158 kg/s dan
208.442 kg/s. Posisi chute pada tiap sudut v-plough yang diuji berbeda hasilnya, jarak acuan
dan referensinya untuk sudut 70˚ adalah 1253.9 mm, sudut 80˚ adalah 1161.08 mm, untuk sudut
90˚ adalah 1029.37 mm, sudut 100˚ adalah 966.94 mm.
Kata kunci: V-plough conveyor, Flow simulation, distribusi alira