ABSTRAK
Berbicara mengenai keinginan dalam keberhasilan suatu perusahaan
diperlukan adanya komitmen organisasi yang kuat. Perusahaan dapat mencapai
suatu tujuan tertentu diperlukan adanya komitmen afektif karyawan yang tinggi.
Komitmen Afektif merupakan aspek yang penting dalam suatu perusahaan.
Perusahaan yang memiliki komitmen organisasi yang tinggi akan dapat mengurangi
tingkat turnover pada setiap periodenya sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai
dengan lebih baik. Untuk meningkatkan komitmen afektif yang tinggi dalam
organisasi, karyawan membutuhkan kompetensi yang tinggi dan budaya organisasi
yang baik karena pengetahuan yang dimiliki oleh seorang karyawan dengan budaya
yang ada akan mendukung kinerja perusahaan.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis apakah kompetensi karyawan,
budaya organisasi berpengaruh terhadap komitmen organisasi. Penelitian ini
dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif . Teknik pengambilan
sampel ini menggunakan proportionate random sampling dengan metode slovin
dengan sampel berjumlah 104 responden.
Hasil penelitian menunjukan bahwa secara bersama-sama Kompetensi
Karyawan dan Budaya Organisasi memiliki pengaruh sebesar 91,4%. Secara parsial
menunjukan bahwa kompetensi tidak memiliki pengaruh terhadap komitmen
organisasi dengan jumlah sebesar 5,3% sedangkan untuk budaya organisasi
memiliki pengaruh sebesar 86% terhadap komitmen organisasi.
Kata Kunci : Kompetensi Karyawan, Budaya Organisasi dan Komitmen
Organisasi