Representasi matematis merupakan kemampuan matematis yang menjadi pengaruh
cukup besar dalam perkembangan kemampuan matematatis pada siswa dalam
memahami konsep, mengembangkan konsep, dan menghubungkan konsep
matematika. Adapun elemen yang tak kalah penting dari kemampuan representasi
matematis yaitu productive disposition siswa, kedua hal yang saling berkaitan karena
kedua kemampuan tersebut akan saling mempengaruhi satu sama lain. Model
pembelajaran Concrete-Pictorial-Abstract (CPA) merupakan pembelajaran yang dapat
membantu siswa dalam memecahkan masalah matematika, melalui keadaan konkrit
hingga ke tahap abstrak. Menurut metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen
dengan desain kelompok kontrol pretes-postes. Subjek penelitian ini adalah siswa
SMP. Sampel penelitiannya adalah siswa kelas VII SMP Pasundan 1 Bandung
sebanyak dua kelas yang dipilih secara acak kelompok, dalam hal ini acak kelas.
Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan representasi matematis.
Tes diujicobakan di kelas VIII. Dari hasil uji coba enam soal, enam soal digunakan
untuk tes yang salah satunya digunakan dengan revisi. Setelah data terkumpul, data
dianalisis menggunakan uji perbandingan dua rerata dengan program SPSS Statistic 22
for Windows. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh: (1) Peningkatan kemampuan
representasi matematis siswa yang memperoleh pendekatan Concrete-PictorialAbstract
lebih
baik
daripada
siswa
yang
memperoleh
pembelajaran
konvensional.
(2)
Productive
disposition siswa yang memperoleh pendekatan Concrete-PictorialAbstract
lebih
baik
daripada
siswa
yang
memperoleh
pembelajaran
konvensional.
(3)
Terdapat
korelasi positif antara kemampuan representasi matematis dan productive
disposition siswa yang memperoleh pendekatan Concrete-Pictorial-Abstract.
Kata Kunci : Kemampuan Representasi Matemaits, Kemampuan Productive
Disposition, Pendekatan Pembelajaran Conctere-Pictorial-Abstract (CPA)