ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN
MENGGUNAKAN METODE HIRARC (HAZARD
IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL)
(STUDI KASUS : CV. BINTANG BERSINAR)
CV. Bintang Bersinar merupakan perusahaan yang bergerak di bidang
produk tekstil, berupa kaos kaki. Kaos kaki merupakan salah satu produk yang
biasa digunakan untuk menutupi bagian kaki. Kesehatan dan keselamatan pekerja
merupakan hal yang seharusnya diperhatikan oleh perusahaan, karena pada
dasarnya pekerja merupakan bagian penting untuk mencapai target perusahaan itu
sendiri. Dalam kegiatan awal proses produksi hingga akhir produksi kecelakaan
tidak hanya dikarenakan oleh mesin tetapi juga bahan baku ataupun alat-alat
disekitar bagian produksi. Kecelakaan kerja bisa terjadi karena kelalaian pekerja
atau disebut dengan human error.
Tujuan dilakukannya penelitian ini yang diharapkan CV. Bintang Bersinar
dapat mengurangi atau memperkecil terjadinya kecelakaan maka dari itu
dilakukan analisis untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi penyebabnya
kecelakaan tersebut. Adapun urutan pengolahan data pada tugas akhir ini yaitu:
Identifikasi bahaya, Uji Validitas, Uji Realibilitas, Metode HIRARC (Hazard
Identification, Risk Assessment and Risk Control). HIRARC merupakan metode
yang menganalisis bahaya yang terdapat pada bagian kerja kemudian dilakukan
penilaian risiko untuk mengetahui bagian kerja mana yang mempunyai nilai risiko
yang paling berbahaya, dan pengendalian risiko yaitu untuk tindak lanjut dari nilai
risiko dengan dilakukan pengendalian risiko yang digunakan dibagi menjadi
beberapa bagian, yaitu engineering control, Administrative Control dan Alat
Pelindung Diri.
Dari hasil penelitian diperoleh dari uji validitas dan uji realibilitas dari 29
sampel menggunakan software spss data tersebut valid dan reliable.
Mengidentifikasi aktivitas pekerjaan berjumlah 14 aktivitas pekerjaan. Lalu
menentukan bahaya dari aktivitas pekerjaan dengan jumlah 29 potensi bahaya
pekerjaan. Lalu menentukan penilaian risiko, penilaian risiko diperoleh dari
perkalian rata-rata kekerapan dengan rata-rata keparahan. Hasil penilaian risiko
diperoleh 8 variabel tingkat risiko high, 12 risiko medium, dan 9 risiko low.
Kata Kunci : Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC