Kabupaten Kuningan memiliki permasalahan dalam pengangkutan sampah menuju
Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang belum mencapai 100 %, sampah yang
mendominasi berasal dari sampah rumah tangga dan pasar. Pasar tradisional
umumnya menghasilkan sekitar 80% sampah degradable atau sampah yang mudah
membusuk dan dapat dijadikan kompos. Pasar Baru merupakan salah satu
penghasil sampah di Kabupaten Kuningan. Salah satu solusi yang dapat diterapkan
adalah pembangunan unit pengolahan sampah biodigester di lokasi Pasar Baru.
Tujuan dari perencanaan ini adalah mengukur timbulan sampah, merencanakan
desain biodigester dan melakukan analisis kelayakan ekonomi perencanaan desain
biodigester. Desain biodigester yang direncanakan yaitu menggunakan sistem
batch dengan tipe dry anaerobic digester. Kelebihan tipe tersebut adalah dapat
digunakan dalam jangka waktu yang lama. Perencanaan ini dilakukan dengan
metode sampling dan perhitungan desain dry anaerobic digester. Desain
konfigurasi yang direncanakan adalah bak input berdimensi 2,475 m3, reaktor dry
anaerobic digester berdimensi 4,59 m3, bak penampung lindi berdimensi 7,2 m3,
penampung gas berdimensi 31,5 m3, dan bak residu berdimensi 12 m3. Perencanaan
biodigester ini layak secara ekonomi, dengan NVP yaitu 453.080.940, IRR yaitu
12,7%, BCR yaitu 1,447, BEP dengan menghasilkan 112.243,7 pack kompos dan
pengembalian modal dalam waktu 4 tahun.
Kata Kunci: dry anaerobic digester, Pasar Baru, pengolahan sampa