PENGUKURAN TINGKAT PENERIMAAN GURU
TERHADAP PEMANFAATAN TIK
DALAM PELAKSANAAN PROSES PEMBELAJARAN
(STUDI KASUS : PELAKSANAAN PROSES PEMBELAJARAN DI SD NEGERI 3 REJASARI KOTA BANJAR)
UNESCO memandu negara-negara anggotanya memahami peran dari TIK untuk kemajuan
pendidikan serta beradaptasi dengan tuntutan zaman. Guru menjadi ujung tombak pemanfaatan TIK
dalam pendidikan, oleh karena itu guru dituntut memiliki kemampuan dalam memanfaatkan TIK.
Sekolah Dasar Negeri 3 Rejasari Kota Banjar telah mulai melakukan implementasi TIK dalam
pelaksanaan proses pembelajaran secara bertahap. Maka dari itu diperlukan pengukuran tingkat
penerimaan guru terhadap pemanfaatan TIK dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Pengukuran ini
bermaksud untuk mengetahui sejauh mana pengguna dapat menerima dan memahami teknologi.
Pengukuran tingkat penerimaan ini dilakukan dengan alat pengumpulan data menggunakan
kuesioner dengan skala likert yang didalamnya berisi pernyataan-pernyataan yang disesuaikan dengan
objek dan subjek penelitian dan mengacu pada variabel-variabel model UTAUT.
Hasil dari tugas akhir ini adalah tingkat penerimaan guru terhadap pemanfaatan TIK dalam
pelaksanaan proses pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 3 Rejasari Kota Banjar saat ini sebesar
61,37% yang berarti termasuk dalam kategori baik.
Kata kunci : pengukuran penerimaan, guru , pemanfaatan TIK, UTAUT