Ternak kelinci merupakan alternatif penghasil daging yang baik. Pakan
ternak kelinci berupa hijauan dan konsentrat. Salah satu alternatif bahan pakan
adalah kulit nanas. Kulit nanas ini dipergunakan sebagai pakan karena selain
menekan biaya pakan juga memanfaatkan limbah industri pertanian. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kulit nanas dalam ransum
terhadap performan kelinci New Zealand White jantan. Penelitian ini dilaksanakan
di desa Tegalrejo RT 01 RW 2, Mulur, Bendosari, Sukoharjo selama 8 minggu
dilaksanakan mulai tanggal 5 Oktober 2009 sampai 30 November 2009. Penelitian
ini menggunakan 16 ekor kelinci New Zealand White jantan dengan rata-rata
bobot badan 714,12±60,71 gram/ekor. Rancangan yang digunakan adalah
Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah dengan empat perlakuan, setiap
perlakuan diulang sebanyak empat kali dan tiap ulangan terdiri dari satu ekor
kelinci. Ransum yang diberikan adalah hijauan (rumput lapang), kulit nanas dan
konsentrat campuran yang terdiri dari ( konsentrat CP 124, 37,5%, jagung, 37,5%
dan bekatul, 25%) dengan perbandingan 60:40 (% berdasarkan bahan kering).
Pakan perlakuan yang diberikan yaitu P0 (rumput lapang 60% + konsentrat
40%), P1 ( rumput lapang 55 % + konsentrat 40 % + kulit nanas 5 %), P2 (rumput
lapang 50% + konsentrat 40 % + kulit nanas 10 %), P3 (rumput lapang 45 % +
konsentrat 40 % + kulit nanas 15 %). Peubah yang diamati adalah konsumsi
pakan, pertambahan bobot badan harian, konversi pakan dan feed cost per gain.
Hasil penelitian menunjukkan rata - rata dari masing-masing perlakuan yaitu P0,
P1, P2, dan P3 berturut-turut untuk konsumsi pakan adalah 99,16; 100,64; 98,47;
dan 94,41 (g/ekor/hari), pertambahan bobot badan harian adalah 12,40; 12,10;
10,69; dan 11,55 (g/ekor/hari), konversi pakan adalah 8,05; 8,55; 9,24 dan 8,27 , sedangkan feed cost per gain adalah Rp.14932,79; Rp.15710,84;
Rp.16821,57; Rp.14913,39. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa
penggunaan kulit nanas dalam ransum berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap
semua peubah yang diamati. Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan
bahwa penggunaan kulit nanas sampai taraf 15 % didalam ransum kelinci New
Zealand White jantan tidak berpengaruh terhadap konsumsi pakan, pertambahan
bobot badan harian maupun konversi pakan, akan tetapi dapat menekan biaya
pakan.
Kata kunci : kelinci New Zealand White jantan, kulit nanas, performan