Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Spirit sosial budaya yang
melatarbelakangi berdirinya patung monumen Slamet Riyadi di kawasan Gladag
Surakarta, (2) Bentuk visual patung Slamet Riyadi sebagai patung monumental
ditinjau dari aspek seni rupa khususnya seni patung, (3) Pertimbangan pemilihan
tempat (lokasi) patung monumen Slamet Riyadi di kawasan Gladag Surakarta.
Strategi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus tunggal
yang mengambil lokasi di kawasan Gladag Surakarta. Sumber data yang
dimanfaatkan dalam penelitian ini adalahpatung monumen Slamet Riyadi yang
berada di kawasan Gladag Surakarta,arsip dan dokumen perencanaan patung
monumen dari pemerintah kota Surakarta,serta sumber data dari orang-orang
yang terkait dalam proses pembuatan patung monumen tersebut. Sesuai dengan
bentuk penelitian kualitatif dan juga jenis sumber data yang dimanfaatkan, maka
teknik pengumpulan data yang digunakan di dalam penelitian ini adalah
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Proses analisis secara keseluruhan
digunakan proses siklus dengan model interaktif dari Sutopo (2002).
Hasil analisis mendapat kesimpulan bahwa pembangunan patung monumen Slamet Riyadi dilatar-belakangioleh spirit sosialbudaya yaitu dari
patriotisme dan nasionalisme sebagai manifestasi kesetiakawanan nasional, rasa
kebangsaan dan pembelaan tegaknya NKRI. Bentuk visual patung monumen
Slamet Riyadi memiliki tinggi patung 7 m dan alasnya 4 m dikerjakan dengan
bahan perunggu dalam posisi sikap berdiri mengacungkan pistol dalam bentuk
naturalistik. Lokasi penempatan patung sudah sesuai dengan ketentuan penataan
pemerintah kota Surakarta maupun Keraton Kasunanan dengan
mempertimbangkan poros Utara Selatan.
Kesimpulan tersebut membuahkan saran secara umum bahwa pada
dasarnya pembangunan patung monumen Slamet Riyadi masih perlu ditinjau dan
diteliti lagi dari aspek-aspek yang lain. Dengan adanya pro dan kontra untuk
lokasi penempatan patung monumen Slamet Riyadi diharapkan bisa dicari
pemecahan yang terbaiknya. Saran khusus ditujukan agar dapat dijadikan sumber
bacaan bagi penulisan karya ilmiah yang terkait. Bagi dinas tata ruang kota
pemerintah kota Surakarta agar dapat dijadikan sumber inspirasi penempatan
patung-patung sejenis di kemudian hari, serta peningkatan estetika kota Solo.
Dengan dibangunnya patung monumen Slamet Riyadi di kawasan Gladag dapat
dijadikan motivator peningkatan jiwa nasionalisme dan patriotisme bangsa
khususnya bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa kini, yaitu
kebodohan dan kemiskinan