Limbah dari pemanfaatan batu bara sebagai sumber energi baru yang berupa abu terbang (Fly Ash) dewasa ini sangat melimpah.
Salah satu usaha memanfaatkan limbah ini adalah memanfaatkannya sebagai bahan baku pembuatan paving block. Penelitian
ini mengulas seberapa efisiensi penggunaan fly ash sebagai bahan tambah pembuatan paving block pada komposisi
campuran yang optimal ditinjau dari kuat tekan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan fly ash
terhadap volume semen sebesar 10%, 20%, 30%, 40%, 50% dan 60% dapat meningkatkan kuat tekan paving block, sedangkan
penambahan yang optimum fly ash adalah sebesar 33,29% sehingga didapat perbandingan campuran 1PC:0,3329FA:5PS
dengan kuat tekan 15,54 MPa, sedangkan untuk campuran pembanding tanpa menggunakan fly ash didapat kuat tekan
sebesar 11,45 MPa, sehingga dengan penambahan fly ash pada kadar 33,29 % terhadap volume semen dapat meningkatkan
kuat desak sebesar 4,25 MPa atau naik sebesar 37,12%, sedang untuk mencapai kuat tekan sebesar 15,54 MPa untuk
campuran pembanding tanpa menggunakan fla ash didapat komposisi campuran 1PC:4,14PS. Ditinjau dari segi ekonomis,
harga paving block dengan bahan tambah fly ash dan yang tidak menggunakan bahan tambah fly ash pada kuat tekan yang
sama yaitu 15,70 MPa diperoleh harga untuk setiap m2 berturut-turut adalah Rp 33.006,32 dan Rp 33.740,53.
Kata kunci : fly ash, paving block, kuat tekan, ekonomi