Telah dilakukan penelitian mengenai penelusuran sistem sungai bawah tanah
dengan menggunakan metode geolistrik imaging di kawasan karst Pacitan, Jawa Timur.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : Hasil pengolahan data mapping menunjukkan
pola kontur adanya sistem sungai bawah tanah. Sistem tersebut adalah berupa kantongkantong
air (water pocket) maupun adanya rongga sungai bawah tanah.. Hasil pengolahan
data Imaging menunjukkan penampang lintasan 1,2, dan 3 dapat diduga bahwa
lapisan batuan karbonat yang bersifat pembawa air ini membentuk seperti lorong merupakan
rongga dari luweng yang merupakan jalur dari sungai bawah tanah luweng Dawung.
Batuan karbonat yang kedap air ini mulai terlihat pada kedalaman 21.8 meter dengan nilai
resistivitas berkisar antara 1887 Ohm mete