Apel sebagai salah satu jenis buah yang memiliki kandungan gizi yang tinggi sering dijadikan sebagai obat atau suplement bagi tubuh agar tetap sehat. Manfaat apel akan lebih efektif jika dikonsumsi dalam bentuk sari buah. Namun yang perlu dicermati adalah seberapa amankah kadar keasaman yang diperbolehkan untuk dikonsumsi manusia. Pada proyek akhir ini ditujukan untuk membuat alat yang dapat digunakan untuk meneliti kandungan keasaman pada sari buah apel yang berbeda jenis, waktu simpan dan suhu penyimpanan. Pada perangkat lunak dilengkapi dengan komunikasi serial yang digunakan untuk berkomunikasi dengan mikrokontroller, komunikasi via USB sebagai media interface dengan webcam dan juga database sebagai media penyimpanan data hasil pengukuran. Webcam digunakan untuk menangkap image apel dan warna RGB dari sari buah apel. Dari uji coba yang telah dilakukan diketahui range pengukuran pada buah apel yang disimpan pada suhu kulkas (10°C) antara 3.96 sampai 5.96 serta rata-rata kadar keasaman untuk apel Fuji = 4.6825, New Zealand = 4,55, manalagi = 4.91875 dan Malang = 4.14375. Sedangkan untuk apel yang disimpan pada suhu ruang (31°C) diketahui range pengukuran antara 3.80 sampai 5.30 serta rata-rata kadar keasaman untuk apel Fuji = 4.7475, New Zealand = 4.31875, manalagi = 4.46625 dan Malang = 4.1675. Dari data tersebut maka apel yang paling dominan sesuai standar kadar keasaman adalah apel malang. Untuk prosentase keberhasilan pada pengukuran warna sebesar 90.63 %. Kata kunci: Apel, Keasaman, Komunikasi via USB, Database, Warna RG