Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan data mengenai keanekaragaman
insekta di kebun Kopi Jayagiri Lembang. Penelitian dilakukan pada tanggal 16
sampai 19 April 2018. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Desain
penelitian yang digunakan adalah Belt Transect-Quadrat sepanjang 100 meter
yang terdiri dari lima stasiun, jarak antar stasiun yaitu 25 meter. Masing-masing
terdiri dari enam kuadrat, jarak antar kuadrat yaitu 20 meter. Pencuplikan sampel
dengan metode Beating Tray,Hand and Shorting, Insect Net, Pengapungan, dan
Pit Fall Trap. Identifikasi sampel dilakukan di Laboratorium Biologi, FKIP,
Universitas Pasundan, Bandung. Diperoleh sembilan ordo insekta, 41 famili, 64
genus, dan 68 spesies. ordo yang paling banyak ditemukan di kebun kopi Jayagiri
Lembang yaitu ordo Coleoptera dengan 13 famili, memiliki 12 genus, dan
memiliki 23 spesies.Data penunjang yang diukur yaitu faktor klimatik meliputi
intensitas cahaya, kelembapan udara, dan suhu udara. Data penunjang diolah
dengan Regresi Linier Berganda pada program IBM SPSS untuk mengetahui
pengaruh faktor klimatik terhadap keanekaragaman. Persamaan regresi linier hasil
analisis hubungan faktor lingkungan dengan keanekaragaman insekta adalah Y = -31,305 + 0 X1+ 1,131 X2+ 0,0084 X3, kelembapan udara (X2) dan intensitas
cahaya (X3) memiliki nilai positif yang artinya setiap kenaikan nilai kelembapan
udara dan intensitas cahaya akan mempengaruhi terjadi kenaikan nilai indeks
keanekaragaman insekta, dan suhu udara (X1) bernilai 0 , artinya penurunan atau
kenaikan suhu udara tidak tidak memiliki pengaruh terhadap keanekaragaman
insekta. Rata-rata nilai Indeks Keanekaragaman sebesar 1,45, menunjukkan
keanekaragaman insekta di kebun Kopi Jayagiri Lembang Kabupaten Bandung
Barat termasuk dalam kategori sedang.
Kata kunci : Keanekaragaman, Insekta, dan Kebun Kopi