v
ABSTRAK
Sebagai sebuah Negara yang mempunyai belasan ribu pulau dan wilayah
laut yang teramat luas, Kondisi pertahanan dan Alutsista RI idealnya harus
mempunyai angkatan perang dengan sistem persenjataan canggih nan-mutakhir.
Paling tidak, dengan kelengkapan seperti itu, suatuNegara dapat di perhitungkan
dalam suatu wilayah. Keberadaan angkatan bersenjata yang kuat mampu
mendatangkan efek tangkal (deterren effect), setidaknya pada Negara tetangga.
Keterbatasan anggaran, khususnya bentuk pos pertahanan, menjadi alasan klasik
sulitnya pemerintah membangun dan memperkuat angkatan bersenjatanya
menjadi seideal mungkin. Dalam upaya menjaga perbatasan (maritim)
nasionalnya, Indonesia juga membutuhkan suatu armada pertahanan laut yang
efektif, besar dan canggih. Industri pertahanan merupakan salah satu komponen
vital dari kemampuan pertahanan. Oleh karena itu, pembangunan kekuatan
pertahanan Negara Indonesia perlu ditingkatkan melalui kerjasama dengan
negara-negara maju. Salah satunya dengan negara Rusia. Peralatan tempur yang
akan dibeli oleh indonesia dari Rusia memiliki sejumlah keunggulan termasuk
daya tangkal dan kemampuan teknologinya yang sesuaidengan kebutuhan. Dan
Indonesia akan terus berupaya meningkatkan pertahanan dan keamanan melalui
kerjasama dengan Rusia, hingga tujuan kedua Negara tercapai.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kerjasama
Indonesia-Rusia dalam bidang persenjataan dan pengaruhnya terhadap
peningkatan pertahanan dan keamanan di Indonesia tahun 2003-2009. Penelitian
ini menggunakan metode deskriptif analitis yaitu suatu metode yang bertujuan
untuk menggambarkan, menguraikan sejauhmana upaya Indonesia dalam
meningkatkan pertahanan dan keamanannya. Dan metode historis analitis yaitu
metode penelitian khusus terhadap suatu keadaan dan perkembangan suatu
fenomena yang terjadi di masa lampau dengan mengumpulkan data-data dan
fakta-fakta serta perkembangannya, dalam hal ini mengenai kerjasama Indonesia
dan Rusia terkait kerjasama di bidang persenjataan.
Walaupun dalam melaksanakan tujuannya, Indonesia masih menghadapai
berbagai kendala serta hambatan-hambatan, namun dengan adanya transfer
teknologi yang dilakukan Indonesia dengan Rusia, dapat membantu dalam
meningkatkan pertahanan dan keamanan Indonesia. Sehingga nantinya Indonesia
dapat meningkatkan kemampuan Alutsista, serta transfer teknologi menuju
kemandirian sarana pertahanan Indonesia.
Kata Kunci : TNI, Alutsista, Pertahanan dan Keamana