Minuman jus atau sari buah adalah suatu produk olahan buah-buahan yang kaya akan
kandungan gizi dan memiliki rasa yang menyegarkan. Saat ini banyak sekali jenis jus buah,
baik itu yang diproduksi oleh industri maupun UKM yang beredar di masyarakat. Fenomena
ini yang menyebabkan para pelaku usaha berlomba-lomba memproduksi minuman sari buah
dalam kemasan dengan kreasi, inovasi, serta kemasan modern.
Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui dan mempelajari aktivitas Antioksidan dan
kandungan Vitamin C pada jus buah yang diproduksi oleh industri dan UKM dengan
menggunakan metode Antioksidan radikal 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil atau lebih dikenal
sebagai metode DPPH serta Titrasi Iodometri.
Dari hasil analisa aktivitas Antioksidan dan kandungan Vitamin C pada jus buah olahan rasa
jambu Juicy Stempert dan jus buah olahan rasa jambu Buahvita, dapat disimpulkan bahwa
aktivitgas Antioksidan pada minuman jus buah olahan rasa jambu Juicy Stempert lebih
rendah dengan aktivitas Antioksidan 881,96 ppm daripada jus buah olahan rasa jambu
Buavita yaitu dengan aktivitas Antioksidan 712,32 ppm. Untuk kandungan Vitamin C pada
minuman jus buah olahan rasa jambu Juicy Stempert adalah 72,3571 mg/100g sedangkan
kandungan Vitamin C Buavita adalah 94,4299 mg/100mg. Hal ini menunjukkan bahwa
produk hasil UKM belum bisa bersaing dengan hasil industri dalam hal kandungan nutrisi.
Kata Kunci: Industri dan UKM, Aktivitas Antioksidan, Kandungan Vitamin C, DPPH, Titrasi
Iodometri