Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Abstract
. Kontribusi Perbankan Syariah Terhadap Perekonomian Banten. Perkembangan perbankan syariah di Banten dapat dilihat dari empat aspek, yaitu jumlah aset, DPK, pembiayaan dan resiko kredit. Meski terus menunjukkan perkembangan yang baik, namun kinerja perbankan syariah terhadap total perbankan di wilayah Banten masih relatif kecil. Sampai triwulan IV 2013, pangsa aset perbankan syariah di Banten baru mencapai 6,78 persen dari total aset perbankan di wilayah Provinsi Banten. Demikian juga dengan pangsa penghimpunan DPK perbankan syariah hanya sebesar 5,20 persen. Sementara itu pembiayaan yang disalurkan oleh perbankan syariah di Provinsi Banten hanya sebesar 7,61 persen dari total kredit perbankan di Provinsi Banten. Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mengetahui kontribusi perbankan syariah terhadap peningkatan PDRB Provinsi Banten. Riset ini menggunakan 60 sampel, meliputi data bulanan sejak Januari 2009 sampai Desember 2013 terdiri dari PDRB Banten, DPK dan pembiayaan perbankan syariah di Banten. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software eviews. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa DPK dan pembiayaan tidak berpengaruh secara parsial terhadap peningkatan PDRB Banten. Namun DPK dan pembiayaan secara bersama-sama/ simultan berpengaruh terhadap PDRB Banten. Angka koefisien determinasi sebesar 53% menunjukkan nilai kontribusi perbankan syariah, dan umumnya sektor keuangan, terhadap kemajuan perekonomian Banten. Sisanya 47% disumbangkan oleh sektor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Tingginya kontribusi perbankan syariah terhadap perekonomian Banten harus direspon dengan penyiapan infrastruktur yang memadai, terutama berkaitan dengan peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang menguasai bidang ekonomi dan keuangan Islam. Diperlukan juga dorongan untuk Pemprov Banten agar meningkatkan proporsi penempatan dana desentralisasi di lembaga keuangan syariah