research

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI RW 1 WONOKROMO SURABAYA

Abstract

Depresi adalah perasaan sedih, ketidakberdayaan, dan pesimis yang berhubungan dengan suatu penderitaan. Faktor-faktor yang mencetuskan terjadinya depresi pada lansia antara lain kehilangan pasangan, rendahnya status sosial ekonomi, kecacatan karena suatu penyakit, dan lingkungan keluarga yang tidak sesuai dengan lansia. Dalam menghadapi masalah-masalah tersebut lansia membutuhkan dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada lansia di RW 1 Wonokromo Surabaya. Desain penelitian adalah analitik cross sectional. Populasi penelitian ini adalah 180 orang lansia yang tinggal dengan keluarganya dan besar sampel adalah 74 responden, diambil dengan simple random sampling. Variabel independen adalah dukungan keluarga terhadap lansia dan tingkat depresi pada lansia sebagai variabel dependen. Pengumpulan data responden digunakan instrumen kuesioner dukungan keluarga dan inventaris depresi beck kemudian dilakukan uji statistik Rank Spearman dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan hampir setengahnya responden memiliki dukungan keluarga kurang sebanyak 47,29% dan hampir setengahnya responden mengalami depresi berat sebanyak 36,48%. Hasil analisa data menggunakan uji statistik Rank Spearman didapatkan nilai ρ = (0,00) < α = (0,05) maka ditolak yang berarti ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada lansia di RW I Wonokromo Surabaya. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin kurang dukungan keluarga yang diberikan kepada lansia maka tingkat depresinya semakin berat. Disarankan bagi keluarga selalu memperhatikan lansia dan merawatnya dengan ikhlas serta menyayangi lansia sepenuh hati

    Similar works