Masalah gizi kurang dan gizi buruk saat ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat Indonesia. Kekurangan gizi sering terjadi pada usia 1 – 5 tahun karena pada masa ini balita mulai tumbuh dan berkembang secara fisik dan psikisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan pertumbuhan anak usia 6 bulan – 3 tahun Di Anggota Posyandu Pulosari RT 3 RW 2 Gunung Sari.
Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak usia 6 bln- 3 thn di Posyandu Pulosari RT 3
RW 2 Gunung Sari sebesar 50 orang, besar sampel adalah 44 orang. Sampling dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data di kumpulkan melalui metode kuisioner dan observasi BB/ U. kemudian diolah menggunakan uji statistik Rank Spearman dengan tingkat kemaknaan = 0,05.
Hasil penelitian didapatkan 66% ibu memiliki tingkat pengetahuan baik
tentang gizi, dan didapatkan seluruhnya 84,8% balita berstatus gizi baik. Hasil uji statistik Rank Spearman didapatkan P (0,001) < α (0.05) . Maka H0 ditolak artinya ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu tentang Gizi dengan pertumbuhan anak usia 6 bulan – 3 tahun.
Dapat di simpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan pertumbuhan anak usia 6 bulan-3 tahun di Anggota Posyandu Pulosari RT 3 RW 2 Gunung Sari Surabay