APM SLTA Indonesia 2006–2012 berkisar 50%, menunjukkan hampir setengah penduduk Indonesia belum tuntas SLTA. APM SLTA sederajat Indonesia perlu dilakukan untuk memberikan gambaran akses dan pemerataan pendidikan. Tujuan dari penelitian ini: (1) mengetahui capaian APM SLTA sederajat Indonesia dan (2) mengetahui faktor dominan yang mempengaruhi APM SLTA sederajat Indonesia.Penelitian ini menggunakan data sekunder (BPS). Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan spasial. Tujuan penelitian pertama dilakukan dengan teknik analisa metode interval teratur Sturgess. Tujuan penelitian kedua dilakukan dengan teknik analisa regresi linear berganda 3 prediktor.Hasil penelitian: (1) Hanya 7 provinsi di Indonesia dengan pendidikan SLTA sederajat berkelas kategori tinggi (APM lebih dari 50%), yaitu N.A.D., Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, D.I. Yogyakarta, Bali, dan Kalimantan Timur. Provinsi-provinsi tersebut berkelas kategori APM tetap tinggi dari 2006-2012, disebabkan akses ke sekolah mudah, tingginya pendidikan yang telah dicapai masyarakat, dan rendahnya jumlah penduduk miskin. (2) Faktor dominan yang mempengaruhi APM SLTA sederajat di Indonesia yaitu rata-rata lama sekolah