Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bagi hasil terhadap jumlah
simpanan deposito mudharabah, pengaruh tingkat likuiditas terhadap jumlah
simpanan deposito mudharabah, dan pengaruh pembiayaan bermasalah terhadap
jumlah simpanan deposito mudharabah. Periode dalam penelitian ini selama 5
tahun 2012-2016. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan
tahunan perbankan syariah dan Statistik Perbankan Syariah dari Otoritas Jasa
Keuangan. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive
sampling dan diperoleh 10 sampel Bank Umum Syariah dengan total observasi 50
Bank Umum Syariah.
Jumlah Simpanan Deposito Mudharabah sebagai variabel dependen dalam
penelitian ini didapatkan dari Jumlah nominal rupiah deposito mudharabah yang
disimpan oleh nasabah. Sedangkan variabel independen dalam penelitian ini
adalah bagi hasil yang didapatkan dari Jumlah nominal pendapatan bagi hasil
mudharabah yang diperoleh dari jumlah simpanan deposito mudharabah, tingkat
likuditas yang diporksikan dengan Financing to Deposit Ratio (FDR), dan
pembiayaan bermasalah yang diproksikan dengan Non Performinng Financing
(NPF). Pengaruh dan hubungan ketiga variabel diuji dengan menggunakan
analisis regresi berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bagi hasil berpengaruh positif dan
signifikan terhadap jumlah simpanan deposito mudharabah perbankan syariah.
Tingkat lkiuiditas tidak berpengaruh terhadap jumlah simpanan deposito
mudharabah. Pembiayaan bermasalah berpengaruh positif dan signifikan terhadap
jumlah simpanan deposito mudharabah.
The purpose of this research is to analyze the influence of profit sharing to total
investment mudharabah deposits,, and to analyze the influence of NPF to total
investment mudharabah deposits. The Period used are five years, from 2012-
2016, using secondary data from annual report published by Sharia Bank and
Sharia Bank Statistics published by Otoritas Jasa Keuangan (OJK). The
technique used for sampling is purposive sampling, hence 10 sharia Bank with a
total sampel of 50 sharia banking were obtained.
Total investment mudharabah deposits (dependent variable) is being obtained
from the nominal of the rupiah mudharabah deposits that the customers invest.
Meanwhile, the independent variable in this research is the profit sharing that
being obtained from the amount of the mudharabah deposits, the liquidity rate
that being measured by Financing to Deposit Ratio (FDR), and the non
performing financing being measured by NPF. The influence and relation of the
variables are being tested by using the multiple regression analysis.
The result of this research shows that profit sharing gives positive and significant
impact to the amount of the mudharabah deposits in sharia banking. The Liquidity
Rate doesn’t influence the amount of deposits mudharabhah. NPF gives positive
and signifigant influence to the amount of the deposits mudharabah