Kuantifikasi bakteri koli sangat penting untuk kontrol kualitas air. Prosedur standar yang umum digunakan adalah metode tabung ganda yang mengukur indeks MPN / JPT. Metode ini cukup spesifik tetapi menghabiskan waktu karena
memerlukan pemurnian kultur bakteri melalui 3 tahapan uji dan menggunakan lebih dari satu media (substrat).
Penggunaan substrat kromogenik-fluorogenik menghasilkan prosedur uji yang sederhana, cepat, spesifik, sensitif, dan akurat. Ensim yang spesifik hanya dimiliki oleh bakteri uji akan menghidrolisa substrat khromogenik-fluorogenik, melepaskan senyawa khromo-gen yang berwarna atau senyawa fluorogen yang berfluorosensi. Dengan media ini kelom pok bakteri koli (koli total) maupun E coli (koli tinja) dapat diidentifikasi secara spesifik melalui pengujian simultan
dalam waktu 24 jam. Selain untuk kontrol kualitas air dan makanan (susu, daging atau produk olahannya), metode ini juga digunakan untuk mendeteksi cemaran mikroba dalam
produk farmasi dan kosmetik. Berbagai mikroba juga dapat identifikasi dengan metode ini antara lain Entero-cocci, Salmonella, Vibrio, Neisseria dan Candida