Perkembangan industri batik di Kota Pekalongan yang cukup pesat menjadikan industri tersebut
sebagai industri unggulan di Kota Pekalongan. Jumlah industri batik di Kota Pekalongan hingga tahun 2013
menurut data Disperidagkop dan UMKM Kota Pekalongan sebanyak 860 industri. Industri batik yang ada
menyebar ke hampir seluruh wilayah di Kota Pekalongan dan aktivitas industri batik menjadi salah satu
aktivitas utama serta penunjang perekonomian masyarakat di Kota Pekalongan. Menurut Nurbiajanti
(Kompas.com, 17 Juli 2013) jumlah tenaga kerja yang ada di Kota Pekalongan, sebanyak + 9.992 orang
bekerja di sektor industri batik. Hal ini juga diperkuat dengan city branding Kota Pekalongan yang
diresmikan tahun 2011 yaitu “Pekalongan, world’s city of Batik”. Banyaknya industri batik yang ada di
Kota Pekalongan menyebabkan terjadinya persaingan antar industri yang ketat. Oleh karenanya dalam
klaster batik Kota Pekalongan pelaku usaha melakukan spesialisasi kegiatan industri. Aiginger dan
Hansberg (2003) berpendapat bahwa spesialisasi didefinisikam sebagai distribusi share industri dari suatu
wilayah. Spesialisasi ini menjadikan banyak pelaku atau pengusaha batik tidak melakukan proses produksi
secara mandiri, namun antar industri melakukan kerjasama atau bermitra yang biasanya dengan sistem
subkontrak, meskipun masih ada pula industri yang melakukan produksi secara mandiri atau non
subkontrak. Subkontrak ini bertujuan untuk membagi aktivitas produksi dengan industri lain, dari membatik,
konveksi, serta finishing dikerjakan oleh industri yang berbeda. Dengan adanya kondisi seperti diatas
membuat suatu rumusan pertanyaan penelitian yaitu Bagaimana spesialisasi kegiatan produksi dan
kemitraan subkontrak pada klaster batik Kota Pekalongan?Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui
spesialisasi kegiatan produksi dan kemitraan subkontrak pada klaster batik Kota Pekalongan dengan
sasaran yaitu mengidentifikasi karakteristik klaster batik Kota Pekalongan, analisis spesialisasi kegiatan
dan analisis kemitraan subkontrak dalam mekanisme kehidupan klaster batik Kota Pekalongan